Manchester United Tumbang Lagi: Brentford Unggul 3-1 Usai Drama VAR dan Penalti Gagal
Manchester United Tumbang Lagi: Brentford Unggul 3-1 Usai Drama VAR dan Penalti Gagal

LIGA335 – Harapan Manchester United untuk meraih kemenangan beruntun di Premier League kembali pupus. Skuad asuhan Ruben Amorim harus mengakui keunggulan Brentford dengan skor 1-3 pada laga penuh drama di Gtech Community Stadium, Minggu (tanggal pertandingan).

Drama VAR dan Gagalnya Penalti Bruno Fernandes

Pertandingan sengit ini diwarnai kontroversi ketika Bruno Fernandes gagal mengeksekusi penalti di babak kedua setelah menunggu lebih dari empat menit akibat pemeriksaan VAR. Wasit Craig Pawson hanya memberikan kartu kuning kepada Nathan Collins, meski bek Brentford itu jelas menarik bahu Bryan Mbeumo tanpa berusaha memainkan bola.

Keputusan ini memicu perdebatan. Amorim menilai seharusnya Collins diganjar kartu merah.
“Mereka bilang Bryan tidak menguasai bola. Menurut saya, justru karena dia ditarik sehingga bola lepas dari kontrolnya,” tegas Amorim seusai laga.
Eks wasit Premier League Mike Dean pun sepakat, “Bagi saya itu jelas kartu merah.”
Pakar Sky Sports Kris Boyd menambahkan, “Manchester United pasti kecewa. Collins seharusnya diusir.”

Sayangnya, penalti yang diambil Fernandes berhasil dimentahkan kiper Caoimhin Kelleher. Ini menjadi kegagalan kedua Fernandes dari titik putih musim ini—momen yang akhirnya meruntuhkan peluang United untuk bangkit.

Start Lambat: Brentford Langsung Tancap Gas

Manchester United kembali menunjukkan kelemahan yang sama: kehilangan fokus di awal laga. Igor Thiago menjadi bintang utama Brentford dengan mencetak dua gol cepat hanya dalam 20 menit pertama.

Gol pembuka lahir setelah Harry Maguire kalah membaca pergerakan bola panjang Jordan Henderson, membuat Thiago leluasa menembak tanpa pengawalan. VAR sempat memeriksa posisi offside, namun Maguire yang terlambat naik jebakan menjadi penyebab sahnya gol tersebut.

Tak lama berselang, kiper Altay Bayindir melakukan kesalahan fatal saat gagal mengamankan umpan silang Kevin Schade, sehingga Thiago dengan mudah menggandakan keunggulan. Striker asal Brasil itu hanya butuh enam sentuhan untuk menambah koleksi golnya menjadi lima dari tujuh pertandingan musim ini.

Sesko Cetak Gol Perdana, Tapi United Tetap Mandek

United sempat memperkecil ketertinggalan lewat Benjamin Sesko pada menit ke-26. Striker muda ini memanfaatkan umpan lambung Patrick Dorgu dengan kerja keras setelah dua kali tembakannya diblok Kelleher sebelum akhirnya sukses menjebol gawang. Gol ini menjadi yang pertama bagi Sesko sejak bergabung ke Old Trafford.

Namun, serangan United tetap tumpul. Kombinasi lini depan mahal—Bryan Mbeumo, Sesko, dan Matheus Cunha—tak menunjukkan kekompakan. Duet gelandang pivot Fernandes dan Manuel Ugarte pun sering kalah jumlah melawan trio gelandang Brentford: Henderson, Yehor Yarmoliuk, dan Mikkel Damsgaard.

Pelatih Brentford Keith Andrews mengakui skema tiga gelandang menjadi kunci kemenangan.
“Secara alami kami ingin menciptakan keunggulan jumlah pemain di tengah. Itu berhasil, para pemain tampil berani dan penuh keyakinan,” ujarnya.

Gol Penutup Mathias Jensen dan Krisis Tandang United

Ketika United mulai menekan di akhir laga, Brentford justru menambah penderitaan mereka. Di masa tambahan waktu, Mathias Jensen melesakkan tembakan melengkung yang mengecoh Bayindir sekaligus memastikan kemenangan 3-1 bagi tuan rumah.

Kekalahan ini sudah pasti memperpanjang catatan buruk Manchester United yang kini delapan laga tandang tanpa kemenangan di Premier League. Capaian positif usai menang atas Chelsea pekan lalu seketika hilang. United pun kembali terpuruk di papan tengah klasemen, sementara Brentford sukses menyalip mereka.

Amorim tak menutup mata atas kegagalan timnya.
“Kadang keputusan tidak berpihak pada kita, tapi kami seharusnya bisa mengontrol permainan setelah penalti gagal,” ujarnya menyesal.

Sumber: sukamaen.my.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *