LIGA335 – Pasukan muda Chelsea tampil memukau saat menghancurkan Ajax Amsterdam dengan skor telak 5-1 di Stamford Bridge, Kamis (23/10) dini hari WIB. Laga penuh drama ini diwarnai tiga penalti, satu kartu merah, dan momen bersejarah bagi The Blues sebagai tim pertama Liga Champions yang memiliki tiga pencetak gol remaja dalam satu pertandingan.
Starting XI Termuda Chelsea di Liga Champions
Pelatih Enzo Maresca menurunkan starting XI termuda kedua yang pernah digunakan klub Inggris di Liga Champions. Keberanian Maresca merombak hampir seluruh tim yang sebelumnya menang atas Nottingham Forest di Liga Primer Inggris membuahkan hasil gemilang.
Ajax harus bermain dengan 10 pemain setelah Kenneth Taylor diusir pada menit ke-17. Memanfaatkan keunggulan jumlah pemain, Chelsea tampil agresif dan tajam.
Tiga Pemain Muda Catat Sejarah
Tiga wonderkid Chelsea, Marc Guiu, Estevao Willian, dan Tyrique George, sukses mencatatkan namanya di papan skor. Reece James, yang diistirahatkan sebagai kapten, membuka catatan sejarah dengan status pencetak gol termuda Chelsea di Liga Champions. Menariknya, rekor tersebut tercatat saat James melawan Ajax empat tahun lalu dalam laga dramatis 4-4 saat usianya 19 tahun 332 hari.
Namun dalam tempo 50 menit, rekor itu berpindah tangan. Guiu (19 tahun 291 hari) memecahkan rekor James satu menit setelah The Blues unggul jumlah pemain. Selanjutnya, Estevao (18 tahun 181 hari) memegang rekor pencetak gol termuda Chelsea lewat penalti di babak pertama. Tyrique George, yang tepat sebulan lebih muda dari Guiu, mencetak gol hanya tiga menit setelah masuk dari bangku cadangan, menambah daftar sejarah pemain muda Chelsea.
Sementara itu, gol lainnya dicetak oleh Moises Caicedo dan penalti Enzo Fernandez, memastikan kemenangan Chelsea semakin meyakinkan.
Maresca Bangga dengan Pemain Muda
Usai laga, Enzo Maresca menyampaikan kebanggaannya. “Saya sangat bangga. Ini malam spesial untuk klub dan para pemain muda. Guiu sudah mencetak 5-6 gol untuk Chelsea di Liga Konferensi musim lalu, Ty sudah mencetak gol di Liga Primer, dan Estevao juga sama. Malam ini luar biasa untuk mereka,” ujar Maresca.
Estevao, Wonderkid Brasil yang Menjadi Sorotan
Estevao yang baru didatangkan dari Palmeiras musim panas lalu, menjadi perhatian utama. Pemain asal Brasil ini tidak hanya mencetak gol sebagai pencetak gol termuda Chelsea di Liga Champions, tetapi juga menunjukkan sikap rendah hati dan profesionalisme.
Maresca memuji karakter Estevao. “Pemain muda seringkali cepat merasa ‘ngetop’ setelah satu atau dua laga bagus, tapi Estevao berbeda. Dia rendah hati, sopan, dan pekerja keras. Saya merasa sangat beruntung menjadi manajernya. Pemain seperti Estevao dan Cole Palmer inilah alasan fans membeli tiket,” ungkap Maresca.
Kemenangan 5-1 atas Ajax tidak hanya menegaskan kekuatan Chelsea di Liga Champions, tetapi juga menyoroti potensi luar biasa para pemain muda mereka. Dengan tiga remaja yang mencetak gol dan sejarah baru yang tercipta, masa depan The Blues di Eropa terlihat cerah.
Sumber: sukamaen.my.id
